Menurut Kantor Berita ABNA, Hal itu diungkapkan Netanyahu setelah memimpin rapat dewan menteri untuk urusan politik dan keamanan rezim Zionis, seperti dilaporkan televisi RT Arabic, Senin (17/5/2021).
"Tujuan operasi militer Israel adalah untuk mengembalikan stabilitas dan keamanan serta memulihkan pencegahan. Kami perlu waktu untuk mencapai tujuan ini," katanya.
Netanyahu mengklaim tentara rezim Zionis telah mengebom lebih dari seribu posisi, termasuk infrastruktur bawah tanah Hamas di Gaza dan Menara al-Jalaa, yang menjadi kantor bagi media-media asing termasuk Aljazeera dan Associated Press.
"Israel mendapat dukungan internasional dan dukungan AS, dan akan melanjutkan kembali hubungan Yahudi-Arab setelah mencapai tujuannya," pungkasnya. (RM)
342/